Zoom Meeting TPID

Senin, 06 Oktober 2025 pukul 09.00 Wita Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Banjarbaru mengikuti kegiatan rutin Rapat Koordinasi Via Zoom Meeting yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri. Kegiatan Zoom Meeting tersebut dilaksanakan di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru dan dihadiri oleh Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halabi

hasil dari kegiatan zoom meeting tersebut Badan Pangan Nasional (Bapanas): Terus memperkuat pengendalian inflasi melalui stabilisasi pasokan pangan dan harga pangan strategis, untuk menjaga daya beli masyarakat Bapanas menyalurkan bantuan  pangan beras kepada 18,27 juta KPM  beserta tambahan minyak kita, serta menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 9.582 kali di seluruh Indonesia. Kementerian Dalam Negeri menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi  melalui penguatan peran Tim Pengendalian Inflasi daerah (TPID) di seluruh Provinsi Kabupatern/Kota.

Adapun rekomendasi tindak lanjut Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Banjarbaru: Perkuat koordinasi lintas sektor antar pemerintah daerah, BUMN pangan, Satgas Pangan, dan pelaku usaha dalam menjaga ketersediaan serta kelancaran distribusi komoditas strategis, khususnya beras, cabe dan daging ayam ras. Perkuat Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan wilayah penghasil pangan di Kalimantan Selatan maupun Provinsi sekitar untuk menjamin pasokan komoditas rawan inflasi seperti Beras, Cabai dan Bawang Merah. Kembangkan kegiatan produksi local dan urban farmin seperti penanaman cabai, bawang merah dan sayuran cepat panen melalui kolaborasi dengan kelompok tani dan UMKM untuk memperkuat pasokan lokal

Expose Penambahan Penyertaan Modal

Ruang Ramutamu Walikota Banjarbaru, Kamis 10 Juli 2025 Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kota Banjarbaru melaksanakan kegiatan Expose Penambahan Penyertaan Pemerintah Kota Banjarbaru pada PT Bank Kalsel (Perseroda) tahun 2026.

Adapun kegiatan tersebut dihadiri oleh Pj Sekretaris Daerah Bapak Sirajoni. A.P.M.M, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bapperida, Kepala BPKAD, Direktur Utama Bank Kalsel, Inpektur Kota Banjarbaru, Pimpinan Bank Kalsel LP2M IBITEK Banjarmasin, Plt Kabag Hukum, Plt Kabag Administrasi Pembanguna, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, serta Kasubbag Pembinaan BUMD dan BLUD

adapun hasil dari kegiatan, Penyertaan Modal ini merupakan investasi pengkompensasi bagi investasi pada Portofolio penyertaan saham pada investasi jangka panjang lainnya. Investasi penyertaan saham pada Bank Kalsel berperan perting dalam Portofolio investasi Pemerintah Kota Banjarbaru.

Pendapatan dividen dari Bank Kalsel merupakan penyumbang penting pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dengan tingkat imbal hasil relatif lebih tinggi. Dari analisis Kemapuan keuangan daerah Pemerintah Kota Banjarbaru secara teknis mampu untuk melakukan penambahan penyertaan modal pada Bank Kalsel bahkan dengan jumlah terbesar yaitu Rp 28 miliar untuk tahun 2026.

HLM TP2DD dan TPAKD

Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru melaksanakan kegiatan High Level  Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi  Daerah (TP2DD) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 17 April 2025  bertempat di Aula Gawi Sabarataan Pemerintah Kota Banjarbaru,  dibuka secara resmi oleh Walikota Banjarbaru yang dalam hal ini diwakili oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Bapak Sirajoni. AP.M.M

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Tim TP2DD dan TPAKD Kota Banjarbaru, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Kepala Bank Kaslsel Cabang Banjarbaru. Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Selatan, Kepala Badan Pusat Statistik Banjarbaru. Adapun sambutan Walikota Kota Banjarbaru dalam kesempatan ini disampaikan oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Bapak Sirajoni. AP.M.M. “Digitalisasi dan Perluasan akses keuangan bukan lagi sekedar pilihan melainkan sebuah keniscayaan bahwa Kota Banjarbaru yang tumbuh dinamis terhadap perkembangan teknologi melalui sinergi yang solid antar Perangkat Daerah, Lembaga Keuangan, Dunia Usaha, serta masyarakat kita dapat mendorong terwujudnya Ekosistem Digital yang dapat diakses secara luas aman dan efesien”. Rekomendasi Walikota Banjarbaru Sinergi antara TPKAD dan TP2DD di Kalimantan Selatan dalammendorong Inklusi Keuangan, Literasi dan Digitalisasi, Perekonomian Daerah tumbuh stabil didukung Sektor Jasa Keuangan yang berkembang, serta pentingnya sinergi dan penguatan regulasi TPKAD dan TP2DD pada peningkatan kapasitas  pelaporan dan penguatan inovasi transaksi keuangan.

PENANDATANGANAN KERJASAMA

Aula Gawi  Sabarataan selasa, 15 April 2025 Pemerintah Kota Banjarbaru melaksanakan MoU perjanjian kerjasama Pemerintah Kota Banjarbaru dengan lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan Selatan (IBITEK) tahun 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pj Walikota Banjarbaru, Rektor IBITEK berserta jajaran, Bank Kal-Sel beserta jajaran, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Inspektorat, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah dan SKPD terkait

Dengan Penandatanganan Perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kota Banjarbaru dalam hal ini langsung di tandatangani oleh Pj. Walikota Banjarbaru Subhan Nor Yaumil dengan Rektor Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan Selatan (IBITEK) Dr. Yanuar Bakhtiar, SE. MSi, Penandatanganan ini merupakan komitmen dari Pemerintah Kota Banjarbaru dalam penyertaan modal tahun 2025 ke PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Perseroda). Sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah, diperlukan kajian investasi yang konprehensif terkait penyertaan modal tersebut.

Penyusunan laporan Kajian Investasi dan Naskah Akademik ini adalah pemberian analisis yang konprehensif terkait penanaman penyertaan modal Pemerintah Kota Banjarbaru ke Bank sebagai dasar pengambilan kebijakan investasi dan efektif dan efisien.

Sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolan keuangan daerah, diperlukan kajian investasi yang konprehensif terkait penyertaan modal tersebut. kajian ini bertujuan utnuk menganalisis kelayakan, portopolio, dan resiko investasi atas tambahan penyertaan modal Pemerintah Kota Banjarbaru pada PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan selatan (PERSERODA)

SIDAK PASAR JELANG HKBN

Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Banjarbaru Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah Di Kota Banjarbaru pada saat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) akan melaksanakan Kegiatan Monitoring dan Sidak Pasar, dalam hal ini bertujuan untuk menjaga Kestabilitasan Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan Pokok pada Bulan Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri  1446H/ tahun 2025.

Pada Hari Rabu, 26 Maret 2025 titik kumpul Lobby Balai Kota Banjarbaru Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Banjarbaru bersiap-siap melaksanakan sidak dan monitoring pasar. Kegiatan ini dipimpin oleh Asisten II Pemerintah Kota Banjarbaru ibu Sri Lailana bersama  Kepolisian, Dandim, Kejaksaan, Satuan Polisi Pamong Praja, Perwakilan Bank Indonesia, Bulog, Badan Pengawas Obat dan Makanan serta SKPD terkait, pelaksanakan sidak  dan monitoring  ini meliputi pasar Tradisional dan  ritel Modern dalam hal ini (pasar bauntung dan pasar ulin raya) dan ritel modern (mini market pinus dan az Zahra) yang ada di Kota Banjarbaru

Adapun hasil kegiatan monitoring Tim TPID pada pasar Tradisional (Pasar Ulin Raya dan Pasar Bauntung) stok ketersediaan bahan pokok dan kestabilitasan harga cenderung aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Banjarbaru meskipun ada kenaikan dan perbedaan harga masih dalam tingkat kewajaran oleh karenanya peningkatan daya beli masyarakat yg semakin meningkat.

Hasil kegiatan monitoring Tim TPID pada ritel Modern Minimarket Pinus untuk ketersediaan barang aman dan tercukupi, meskipun ada beberapa item yang mendekati tanggal expired seperti susu cair anak kemasan kotak serta beberapa kue kering khas lebaran yang belum  mencatumkan label “Halal” dalam kemasannya. pada ritel Modern Minimarket Az Zahra ditemukan satu produk susu anak kemasan cair langsung minum ditemukan expired dan untuk ketersediaan barang aman dan tercukupi

Sosialisasi e-BLUD

Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru melaksanakan kegiatan Sosialisasi tentang rencana Penerepan e-BLUD. kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 19 Nopember 2024 di Aula Gawi Sabarataan Pemerintah Kota Banjarbaru.

Tujuan kegiatan ini dilaksanakan adalah agar pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) lebih tertib, efektif dan efisian serta akuntabel oleh karena itu diperlukan sistem yang dinamakan e-BLUD.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Banjarbaru, Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Inspektur Kota Banjarbaru, Direktur Rumah Sakit Idaman Kota Banjarbaru, Kepala Puskesmas se Kota Banjarbaru dan Bendahara BLUD.

Sedangkan e-BLUD itu sendiri adalah suatu aplikasi yang digunakan untuk membantu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau Unit Kerja pada SKPD yang menerapkan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Aplikasi ini dirancang secara online untuk memudahkan penggunaan dan mengakses data secara real time

HLM TPID Kota Banjarbaru

Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru melaksanakan kegiatan High Level Meeting (HLM) dan Rapat Koordinasi (Rakor) TPID Kota Banjarbaru dengan Tema Optimalisasi Dan Sinergitas Pengendalian Inflasi Daerah.   

Kegiatan ini dihadiri oleh WAKIL WALI KOTA Banjarbaru Bapak Wartono, SE.

pada hari Jumat Tanggal 20 September 2024 yang bertempat di Aula Gawi Sabarataan Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru dengan peserta rapat Perwakilan Bank Indonesia  Provinsi Kalimantan Selatan, Dirjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan, Badan Pusat Statistik Kota Banjarbaru, Asisten Perekonomian dan Pembanggunan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Banjarbaru, dan Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (Sekretariat TPID) Kota Banjarbaru.

Wakil Wali Kota Banjarbaru dalam sambutannya: kegiatan High Level Meeting (HLM) berkaitan dengan Inflasi  mendapatkan Insentif Fiskal. untuk mewujudkan semua itu peran TPID sangat penting karena harus selalu Berkoordinasi, Bersinergi  dan Berkolaborasi dalam Pengendalian Inflasi Kota Banjarbaru. Selain itu juga TPID diharapkan terus bekerjasama dan menjadi tim yang solid dalam menanggulangi masalah yang ada.

Dengan adanya kerjasama yang baik dan sebagai tim yang solid sehingga Kota Banjarbaru menjadi salah satu kota yang menerima Insentif Fiskal periode pertama sebesar 5,8 Miliar Rupiah dengan kategori Pengendalian Inflasi Daerah. Diakhir sambutan Wakil Wali Kota Banjarbaru merekomendasikan Teruslah Berkoordinasi, Bersinergi dan Berkolaborasi dalam menjaga Inflasi untuk Banjarbaru agar IPH terus terpantau dan terjaga, teruslah menjalin kerjasama dan koordinasi secara aktif ke TPID Provinsi serta TPIP

Dipimpin oleh WAKIL WALI KOTA Banjarbaru pada hari Jumat Tanggal 20 September 2024 yang bertempat di Aula Gawi Sabarataan Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru dengan peserta rapat Perwakilan Bank Indonesia  Provinsi Kalimantan Selatan, Dirjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan, Badan Pusat Statistik Kota Banjarbaru, Asisten Perekonomian dan Pembanggunan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Banjarbaru, dan Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (Sekretariat TPID) Kota Banjarbaru.

Wakil Wali Kota Banjarbaru dalam sambutannya: kegiatan High Level Meeting (HLM) berkaitan dengan Inflasi  mendapatkan Insentif Fiskal. untuk mewujudkan semua itu peran TPID sangat penting karena harus selalu Berkoordinasi, Bersinergi  dan Berkolaborasi dalam Pengendalian Inflasi Kota Banjarbaru. Selain itu juga TPID diharapkan terus bekerjasama dan menjadi tim yang solid dalam menanggulangi masalah yang ada.

Dengan adanya kerjasama yang baik dan sebagai tim yang solid sehingga Kota Banjarbaru menjadi salah satu kota yang menerima Insentif Fiskal periode pertama sebesar 5,8 Miliar Rupiah dengan kategori Pengendalian Inflasi Daerah. Diakhir sambutan Wakil Wali Kota Banjarbaru merekomendasikan Teruslah Berkoordinasi, Bersinergi dan Berkolaborasi dalam menjaga Inflasi untuk Banjarbaru agar IPH terus terpantau dan terjaga, teruslah menjalin kerjasama dan koordinasi secara aktif ke TPID Provinsi serta TPIP

Monitoring Pasar Tradisional

Selasa 20 Agustus 2024,  Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Banjarbaru Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah Di Kota Banjarbaru Pemerintah Kota melaksanakan  Pemantauan, Pengawasan dan Monitoring harga serta ketersediaan bahan pokok pada Pasar Tradisional (Pasar Bauntung dan Pasar Ulin Raya) yang ada di Kota Banjarbaru dalam kegiatan  ini didampingi perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarbaru, Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru, Inspektorat Kota Banjarbaru.

Adapun hasil dari sidak dan monitoring harga bahan pokok di pasar taradisional Bauntung dan Ulin Raya mendapatkan hasil :

  • Untuk harga daging sapi local segar kisaran Rp. 160.000,- perkilo gramnya,
  • Daging sapi beku import premium kisaran Rp. 120.000,- s/d Rp. 130.000,- perkilo gram 
  • Cabe merah segar kisaran Rp. 40.000,- s/d Rp. 45.000,- perkilo gram, 
  • Cabe rawit segar kisaran Rp. 60.000,- s/d Rp. 80.000,- perkilo gram
  • Telur ayam ras kisaran Rp. 28.000,- perkilo gram
  • Ikan Peda Kembung Rp. 35.000,- 
  • Ikan Bandeng Rp 22.000,- s/d Rp. 25.000,-
  • Ikan Tuna Rp. 45.000,-
  • Tongkol Cakalang Rp. 28.000,-

Pada saat pelaksanaan monitoring pemantauan harga situasi aman dan kondusif serta ketersediaan bahan pokok sangat cukup memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Banjarbaru

Insentif Fiskal

Senin, 5 Agustus 2024,  Kota Banjarbaru menjadi salah satu kota yang menerima Insentif Fiskal periode pertama sebesar Rp. 5.878.382.000 dengan kategori Pengendalian Inflasi Daerah.

Penghargaan Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan Kategori Pengendalian Inflasi Daerah Periode Pertama diserahkan Oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang diterima langsung oleh Wali Kota Banjarbaru H.M. Aditya Mufti Ariffin selaku Ketua TPID Kota Banjarbaru di Sasana Bhakti Praja Gedung C Lantai 3 Kementerian Dalam Negeri Jakarta Pusat.

Salah satu upaya pengendalian Inflasi yang dilaksanakan oleh Kota Banjabaru dengan digelarnya pasar murah bersubsidi diseluruh Kelurahan dan Kecamatan Kota Banjarbaru. Wali Kota Banjarbaru H.M. Aditya Mufti Ariffin mengaku bahwa keberhasilan capaian ini merupakan kerjasama dan solidnya kinerja jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru dalam upaya pengendalian inflasi,  Dana Insentif Fiskal sebesar 5,8 Miliar Rupiah tersebut oleh Pemerintah Kota Banjarbaru akan digunakan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas  masyarakat Kota Banjarbaru.

Monev BLUD pada RSD Idaman

Rabu, 29 Maret 2023 Asisten Perekonomian dan Pembangunan beserta Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Kepala Sub Bagian Pembinaan BMUD dan BLUD melakukan Monitoring dan Evaluasi mengenai BLUD pada Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru.

adanya perubahan dalam tata kelola BLUD khususnya di Rumah Sakit Daerah Idaman yang mulai menerapkan Medical Record Berbasis Elektronik agar memudahkan dalam perekaman data pasien.

Kebijakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bagi masyarakat sudah sangat membantu, namun masyarakat harus taat dan patuh pada peraturan yang berlaku.

Rumah Sakit Daerah Idaman berharap diberikan bantuan belanja modal oleh Pemerintah Kota Banjarbaru karena besarnya biaya alat kesehatan yang dibutuhkan rumah sakit. RSDI ingin mengembangkan Patologi Anatomi, Klinik Kecantikan dan semua itu terkendala pada modal yang hanya mengandalkan pendapatan pada BLUD. sedangkan pendapatan dari BLUD juga digunakan untuk menutupi biaya pengobatan masyarakat yang tidak mampu.